Friday, September 23, 2016

Nikmati, saja. #2

Jangan libatkan saya jika anda masih mencintainya.
Jangan dekati saya seolah-olah anda menyukai saya.
Perasaan saya tidak sebecanda itu.
Saya sudah mulai lelah menghadapinya.
Menangis dalam hati, walau anda bahkan tidak pernah memikirkan saya.
Menanggung akibat yang sebenarnya saya tidak pernah lakukan.
Menjadi alibi dari pertikaian anda.
Saya memang mencintai anda, namun saya hanya diam dan menunggu.
Bukankah anda sendiri juga tahu bahwa saya telah menunggu?
Sekian lamanya hingga dapat bercerita sedikit saja dengan anda memuat saya tersenyum.
Jika memang tidak pernah ada tempat untuk saya,
Lakukan saja seperti biasanya.
Anda dengan kehidupan anda, saya dengan kehidupan saya.
Karena yang saya ketahui sekarang, semakin banyak momen yang saya lewati dengan anda semakin saya tahu bahwa saya tidak pernah jadi prioritas anda.
Lupakan saja semua sentuhan yang telah kita lakukan.
Karena mengingatnya membuat saya kembali merindukan anda.

No comments:

Post a Comment