13.
Mimpi
itu nyata
Saat
aku bersama dia
Saat
aku bersama keluarga yang harmonis
Tanpa
bertengkar
Tanpa
senyum sinis
Bahagia
Untuk
pertama kalinya dan mungkin ....
Mencoba
menggapai
Terisak
Aku
adalah sisi yang lemah
Terlalu
banyak rasa sakit
Dan
sudah cukup lelah untuk tertawa
14.
Aku
adalah sisi yang jahat
Yang
bisa memandang dengan sinis
Yang
bisa menertawakan dengan puas
Yang
bisa menginjak harga diri orang lain
Yang
selalu menang bertarung
Aku
terlalu berambisi
Balas
dendam
Untuk
jiwa yang tersakiti
Untuk
jiwa yang terlalu banyak mengeluarkan airmata
Aku
layaknya dewa kematian
Mencabut
dengan perlahan
Menimbulkan
rintihan perih
Aku
dengan bagian tubuh dan sisi yang baru
Akan
membuat hidup ini pantas untukku
15.
Gila,
mereka pikir aku benar-benar gila
Mereka
memanggil dokter untuk memeriksaku
Iya,
mereka
Siapa
lagi? Orangtua ku
Mereka
bersikap seolah-olah mereka orangtua yang sangat baik
Omong
kosong
Ini
bukan tentang mereka
Ini
tentang aku
Tentang
aku yang benci mendengar caci-maki mereka
Kalian
tahu,
Tiap
malam aku berdoa agar lenyap saja
16.
Melodi-melodi
indah tiap malam seperti menjemputku
Aku
tidak dapat menolak
Aku
merasa terpanggil
Dan
aku terbangun dengan kaget
Aku
adalah sisi yang lemah
Selalu
terpojok
Selalu
bersembunyi
Selalu
menangis
Selalu
mengalah
Ini
adalah diriku yang sebenarnya
Antara
realita dan khayalanku sudah sama aja
Aku
selalu kehilangan waktu
Tanganku
merasakan perih
Bekas
rantai
Siapa
yang melakukannya?
Bodoh,
aku hanya bisa menangis
Dan
aku mulai memaki diri sendiri
17.
Jenuh
Suatu
titik puncak
Seakan
aku kembali melayang
Kembali
seperti bayangan
Bodoh,
aku kan memang selalu menjadi bayangan
Hanya
sebagai pelengkap
Hanya
sebagai pemeran figuran
Dan
selalu seperti
Aku
sudah berhenti menjadi yang terbaik
Ntah
sejak kapan
Mungkin
sejak aku merasa bahwa dunia tak lagi sama
Sejak
aku merasa bahwa aku sangat lemah
18.
Aku masih ingat
saat semuanya masih normal
Saat
aku masih bisa tertawa
Saat
aku sebagai gadis yang bahagia
Saat
aku yang mempunyai sebuah kekuatan
Saat
semua menggenggam tanganku
Saat
semua masih disampingku
Aku
senang
Aku
merasa sebagai gadis yang beruntung
Tapi
aku sedikit sombong
Aku
terlena
Terlalu
terlena
Dunia
ini hanya godaan
Fana
Dan
aku sudah terjerumus
Penyesalan
itu selalu datang terakhir, bukan?
19.
Aku
masih tidak percaya
Bimbang,
sedikit
Aku
jatuh cinta pada orang yang salah
Dia
bahkan tidak pernah menegurku
Aku
hanya bisa memandangnya dari jauh
Dia
bagaikan lukisan
Indah
untuk dilihat
Tapi
sulit untuk mengungkapkan maknanya
Begitu
indah
Tahukah
rasanya ketika jantungmu berdetak lebih cepat ketika melihatnya?
Tahukah
rasanya ada sebuah getaran ketika seseorang menyebut namanya?
Ini
mungkin cinta, cinta pertama
Dan
sungguh suatu apresiasi untukku
Karena
aku bukan seorang perasa
20.
Kata
mereka aku tidak waras
Hei,
kalian pikir aku gila?
Aku
hanya sedikit kacau
Hidup
ini keras, bukan?
Bukan
berarti jika aku kacau, aku menjadi gila
Kalian
hanya melihatku dari sudut pandang kalian
Jiwaku
ini hanya sedikit terbengkalai, mengerti?
Ah
kalian, menatapku seperti itu lagi
Layaknya
virus
Kotor
Aku
berusaha kuat
Tidak
lagi pernah meneteskan airmata
Terlalu
banyak luka
Bahkan
tidak akan pernah untuk sembuh
No comments:
Post a Comment